Output Kerja sama
- Protokol penelitian bersama; instrumen dan SOP penelitian; peningkatan kapasitas tim peneliti; basis data skrining dan kontak serumah; koleksi biobank; hasil evaluasi alat diagnostik; analisis pola transmisi; publikasi ilmiah; diseminasi hasil; serta rekomendasi atau policy brief.
Outcome Kerja sama
- Tersedianya bukti ilmiah yang lebih kuat mengenai tingkat penularan TB asimtomatik; meningkatnya kemampuan peneliti dan fasilitas penelitian Indonesia dalam pelaksanaan studi TB berskala internasional; teridentifikasinya metode skrining dan diagnostik yang lebih sesuai untuk menemukan TB asimtomatik; serta menguatnya jejaring riset antara UNPAD/RC3ID, AHRI, dan mitra internasional lainnya.
Maksud dan Tujuan
Menghasilkan bukti ilmiah mengenai peran tuberkulosis asimtomatik dalam penularan TB serta menilai metode skrining dan diagnostik yang dapat menemukan TB lebih dini sebelum muncul gejala.
Strategi/Aksi
Melaksanakan penelitian kolaboratif multisenter antara Indonesia dan Afrika Selatan melalui skrining TB berbasis masyarakat; pemeriksaan kontak serumah, khususnya anak; pemeriksaan IGRA; evaluasi alat diagnostik konvensional dan inovatif; pemantauan kohort TB yang belum terkonfirmasi; penyimpanan spesimen dalam biobank; analisis genomik; serta pemodelan transmisi TB.
Impact (Dampak Sosial, Ekonomi, Lingkungan
Dampak sosial: mendukung deteksi TB lebih dini dan perlindungan anggota keluarga, terutama anak, dari penularan TB. Dampak ekonomi: berpotensi mengurangi biaya pengobatan, kehilangan produktivitas, dan beban pelayanan kesehatan melalui penemuan kasus lebih awal. Dampak kebijakan: menyediakan bukti untuk pengembangan strategi skrining dan pengendalian TB nasional maupun global. Dampak lingkungan: tidak bersifat langsung, tetapi mendukung lingkungan rumah dan komunitas yang lebih sehat melalui pengurangan risiko penularan TB.