Sinergi Lintas Kampus: FTG Unpad dan LPPM Universitas Bengkulu Bedah Dampak Sosial Eksplorasi Migas Melalui Social Impact Assessment

Fakultas Teknik Geologi (FTG) Universitas Padjadjaran resmi menjalin kolaborasi riset strategis dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bengkulu. Kerja sama yang disepakati pada 14 April 2025 ini difokuskan pada pelaksanaan Social Impact Assessment (SIA) untuk menilai dampak sosial dari rencana eksplorasi minyak dan gas bumi. Melalui integrasi survei aspek sosial dan analisis GIS, kedua institusi berkomitmen untuk memetakan karakter sosio-ekonomi area terdampak serta merumuskan strategi mitigasi dampak sosial yang komprehensif.

Output Kerja sama

  • Analisis Dampak Sosial (SIA): Penilaian mendalam terhadap dampak rencana eksplorasi migas bagi masyarakat di wilayah sasaran.
  • Pemetaan Wilayah Berbasis GIS: Produksi peta penggunaan lahan, kepemilikan tanah, hingga pemetaan area yang berpotensi terdampak secara sosial (Area of Influence).
  • Karakterisasi Sosio-Ekonomi: Pendataan profil ekonomi dan sosial masyarakat di lokasi penelitian, termasuk identifikasi wilayah adat dan kepemimpinan tradisional.
  • Rencana Mitigasi dan Rekomendasi: Penyusunan dokumen rekomendasi kebijakan dan rencana mitigasi dampak sosial bagi para pemangku kepentingan.
  • Kerangka Kerja CSR: Perumusan kerangka kerja Corporate Social Responsibility (CSR) yang selaras dengan kebijakan pemerintah dan praktik terbaik industri.
  • Laporan Akhir Penelitian: Penyerahan dokumen laporan komprehensif hasil pengkajian bersama yang disusun oleh tim ahli dari kedua universitas.
  • Dukungan Anggaran Penelitian: Alokasi pendanaan yang bersumber dari PIHAK KESATU untuk mendukung seluruh tahapan Riset, mulai dari konsultasi teknis hingga survei lapangan.